Peluang Usaha Jualan Stiker Keuntungannya Cukup Besar

Peluang Usaha Jualan Stiker Keuntungannya Cukup Besar

Dari situ saya berpikir bahwa banyak pula teman-teman yang suka juga dengan stiker. “Itu sebuah peluang!” Mulailah saya mendesain stiker sendiri. Kemudian ke tempat pembuatan stiker dan memesan sesuai desain tersebut. Waktu itu satu desain harganya Rp 60.000.

Hari berikutnya stiker pesanan saya sudah dapat diambil. Satu kali pesan, saya mendapat lebih dari 100 lembar stiker, tergantung ukuran dan bentuk stiker. Jika bentuknya hanya persegi panjang dengan ukuran 3 x 10 cm, kita bisa dapat sekitar 150 lembar. Per lembar stiker saya jual dengan harga Rp 1.000.

Ketika bel istirahat berbunyi saya mulai berkeliling dari kelas ke kelas. Dalam dua sampai tiga kali istirahat, biasanya stiker tersebut sudah laris terjual. Minimal Rp 40.000 sudah ada di tangan.

Saya menjualnya hanya sebatas di SMA saya saja. Ternyata ada teman saya yang lebih maju lagi. Dia mencetak stiker lebih beragam. Bukan hanya di SMA saja, namun dia mencetak nama-nama fakultas dan perguruan tinggi/universitas di Jogja.

Takayal dalam satu bulan dia nnendapatkan minimal Rp 2.000.000 keuntungan bersih dari penjualan stiker. Dia menjual stiker setelah pulang sekolah. Dengan masih berseragam sekolah, dia berjalan-jalan ke kampus-kampus untuk menjual stiker tersebut.

Kebanyakan para mahasiswa masih berada di kampus sampai sore. Dan jika mereka melihat anak SMA menawarkan stiker seharga Rp 1 .000 sampai Rp 2.000 saja, kebanyakan mereka akan membeli.

Kala itu saya masih awal kelas dua SMA. Rasa malu untuk menawarkan stiker masih ada. Suatu ketika, ada adik kelas yang memanggil saya dengan sebutan ‘Mas Stiker’. Nah, seketika itu pula saya malu dan tidak mau lagi jualan stiker. Tapi mengapa saya harus malu dan tidak mau melanjutkan bisnis stiker tersebut padahal keuntungannya cukup besar.

Belajar dari pengalaman tersebut, buat apa malu kalau halal. Hilangkan rasa malu jika kita tidak berbuat salah. Untuk mengurangi rasa malu, kita bisa ajak teman untuk jualan. Dua orang akan terasa lebih ringan untuk melakukan segala sesuatu.

0, iya. Salah satu kemudahan dalam bisnis stiker ini adalah kita langsung menjual (direct seeling) stiker kepada konsumen. Bisa pula kita menitipkan stiker ke swalayan atau toko, namun pasti keuntungannya lebih kecil. Karena keuntungan harus dibagi dua dengan swalayan atau toko. So, direct selling is great bussines if we want.

Perlu diingat bahwa dengan penjualan langsung atau direct selling seperti ini mampu mengasah kemampuan dan jiwa kita sebagai seorang wirausaha. Kelak ketika kamu menanjak jenjang pendidikan yang lebih tinggi, maka kamu akan terbiasa melihat peluang, dan pasti akan lebih banyak peluang ada di depan mata yang dapat diraih. Kebiasaan bisnis semasa remaja, membantumu mengasah kepekaan berbisnis dan melihat peluang.

Saat ini teknologi telah berkembang pesat. Kita tidak perlu lagi repot-repot bila mau cetak stiker karena kita bisa melakukannya di rumah dengan perangkat yang sederhana. Cukup ada komputer atau laptop dan printer saja. Disarankan untuk printer dilengkapi dengan tinta yang telah dimodifikasi, yaitu dengan sistem infus, jadi bisa lebih hemat dan lebih mudah mengisi tinta printer. Pilih pula printer yang. mempunyai kemampuan cetak warna yang bagus.

Persiapan Bisnis

  • Siapkan perangkat untuk produksi stiker.
  • Siapkan desain yang menarik untuk stiker.
  • Cetak dengan baik.
  • Pasarkan ke teman-teman terdekat (satu sekolah atau satu daerah)
  • Kemudian baru menjelajah ke sekolah-sekolah lain dan daerah ? daerah lain.

Author: tukanginternet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *